Jumat, 18 Juni 2010

Nrimo sing Fokus

Menerima apa adanya dalam konsep qona’ah adalah fitrah dan sangat membahagiakan, sungguh bersahaja. Namun, jika logika menerima, tapi hati tersakiti, berarti masih ada yang perlu diperbaiki. Nrimo itu bukan sekedar ungkapan kata, tapi syukur yang nyata. Ketika nrimo-mu jadi filosofi yang berujung negatif, maka ojo ditrimo.

Menerima itu harus fokus pada nikmat yang ada, agar bertambah sisi nikmatnya. Terima apa yang ada dengan segenap cerdasmu, dengan fokus pada sisi kelebihannya. Lebihnya disyukuri, kurangnya diikhlaskan, besoknya diperbaiki. Itulah nrimo sing sejati.

Kamis, 17 Juni 2010

Surat dari Ibu PART 3

Wahai Anakku!
Ibu merasakan kebahagiaan dan kegembiraan bertambah saat melihatmu hidup bahagia, karena engkau adalah buah hati ibu. Apa salah ibu sehingga engkau memusuhi ibu, tak suka melihat ibu, dan engkau merasa berat untuk mengunjungi ibu? Apakah ibu pernah berbuat salah padamu atau pelayanan ibu kurang memuaskanmu?

Surat dari Ibu PART 2

Wahai Anakku!
Telah berlalu tahun demi tahun dari usiamu, dan dirimu selalu ibu bawa dalam hati ibu. Ibu memandikanmu dengan kedua tangan ibu. Pangkuan ibu sebagai bantalmu. Dada ibu sebagai makananmu. Ibu berjaga semalaman agar engkau bisa tidur. Ibu susuri siang hari dengan keletihan demi kebahagiaanmu. Dambaan ibu tiap hari adalah melihatmu tersenyum. Dan idaman ibu setiap saat adalah engkau meminta sesuatu yang ibu sanggup lakukan untukmu. Itulah puncak kebahagiaan ibu.

Surat dari Ibu PART 1

Wahai Anakku !
Inilah surat dari ibumu yang lemah, yang ditulis dengan penuh rasa malu setelah lama mengalami keraguan dan kebimbangan. Ibu pegang penanya berkali-kali lantas terhenti, dan ibu letakkan lagi pena itu karena air mata berlinang berkali-kali yang disusul dengan rintihan hati.

Wahai Anakku !
Sesudah perjalanan waktu yang panjang, ibu rasa engkau sudah dewasa dan memiliki akal sempurna maupun jiwa yang matang. Sedangkan ibu punya hak atas dirimu, maka bacalah sepucuk surat ini; dan jika tidak berkenan robek-robeklah sebagaimana engkau telah merobek-robek hati ibu.

Senin, 14 Juni 2010

Perpanjang Umur Pernikahan Dengan Komunikasi Intim

Komunikasi selalu menjadi jalan keluar dalam penyelesaian konflik, termasuk dalam sebuah pernikahan. Oleh karena itu kita perlu melatih kemampuan komunikasi dengan pasangan.

kesibukan kerja serta jadwal yang padat seringkali membuat pasangan jarang berkomunikasi. Banyak masalah yang kemudian timbul karena keadaan tersebut.